This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 04 Mei 2011

Ikan Sapu-sapu Terancam Punah

Ikan sapu-sapu terancam punah..!!!
dikabarkan ikan sapu-sapu makin terancam punah, dikarenakan tempat hidup ikan sapu-sapu ini kian hari kian terancam oleh pencemaran yang terdapat dari industri, rumah tangga dan lain sebagainya. keadaan itu pun diperparah karena tempat hidup ikan ini berada di kawasan ibu kota yang notabenya lingkungan tidak menjadi prioritas utama dalam pengambilan kebijakan untuk pengembangannya.

Selasa, 03 Mei 2011

Lapisan Ozon Makin Mengkawatirkan

Keadaan lapisan ozon makin mengkawatirkan, terutama di daerah Kutub Utara. Di daerah ini makin parah di saat musim dingin ini. Kondisi tersebut disebabkan karena cuaca dingin di bagian atas atmosfer.

Menurut data pada akhir Maret, 40% lapisan ozon stratosfir rusak. Kerusakan ini meningkat dari sebelumnya yang hanya sekitar 30%. Seperti diketahui,bersama lapisan ozon melindungi manusia dari sinar Ultra Violet yang dapat menyebabkan kanker kulit.

Kini lapisan ozon makin mengkawatirkan karena polusi industri kimia. Seperti dikutip BBC News, kerusakan yang terjadi merupakan reaksi dari kondisi dingin stratosfer akibat polusi industri kimia. Melalui perjanjian Montreal Protocol dari PBB, beberapa zat kimia dilarang digunakan karena keberadaanya bisa bertahan lama di atmosfer hingga puluhan tahun. Perjanjian Montreal Protocol 1987 melarang penggunaaan zat Chlorofluorocarbon (CFC) yang banyak digunakan pada lemari es.

WMO memaparkan data ini di ajang tahunan European Geosciences Union (EGU) di Vienna, Austria. Meski mendinginnya stratosfer merupakan peristiwa tahunan di kutub selatan, gambaran kutub utara masih belum bisa diprediksi.

"Tingkat kerusakan lapisan ozon di musim dingin tergantung pada kondisi meteorologi," ungkap Sekjen World Meteorogical Organization (WMO) Michel Jarraud. Kerusakan lapisan ozon pada 2011 menunjukkan, manusia harus waspada dan menyadari situasi kutub utara untuk beberapa waktu ke depan, lanjutnya.


Rusaknya lapisan ozon membuat sinar ultraviolet-B berbahaya bisa masuk melewati atmosfer. Sinar inilah yang menyebabkan kanker kulit, katarak, dan kerusakan sistem kekebalan tubuh. WMO memperingatkan warga dunia mewaspadainya.

Bahan Baku Pembuat Kertas

Untuk membuat tiap ton kertas membutuhkan sekitar 4,6 meter kubik kayu. Dalam satu hekternya hutan tanaman industry dapat menghasilkan lebih kurang 160 meter kubik kayu. Jika diambil contoh sebuah industry pulp dengan kapasitas produksi 2 juta ton pulp (untuk 1 Ton pulp membutuhkan 4,6 meter kubik kayu), pertahun akan membutuhkan kayu acacia yang berasal dari hutan seluas 58 ribu hektar. Sedangkan acacia sendiri memiliki daur tumbuh selama 6 tahun sehingga sebuah industri pulp membutuhkan hutan seluas 348 ribu hektar untuk dapat terus beroperasi.

Saat ini kurang dari 70% kayu untuk industry kertas berasal dari hutan alam. Hal ini dikarenakan banyak industry pulp yang tidak menjalankan kewajibannya untuk melakukan penanaman kembali sehingga terus menerus mengkonsumsi kayu dari hutan alam. Untuk setiap hektarnya hutan alam menghasilkan kayu rata-rata sebanyak 60 meter kubik. Sedangkan Untuk industry yang sama seperti diatas bila 30 persennya diperoleh dari hutan tanaman industry yang ditanamnya maka untuk memenuhi 70 persen kebutuhannya maka industry bersangkutan akan terus menerus menebang hutan alam selus 107 ribu hektar setiap tahun. Ini artinya, setiap jam hutan selus 5 kali lapangan sepak bola di tebang untuk menghasilkan kertas. Itu baru untuk memenuhi kebutuhan satu industry pulp. Dengan tujuh industry pulp yang ada dewasa ini dengan kapasitas 5,8 juta ton setiap tahunnya, maka hutan selusa 3 lapangan bola ditebang setiap menitnya!.

Saat ini 90% bahan baku pulp di Dunia berasal dari kayu, yang mencakup angka sekitar 170 juta ton per tahun. Sebanyak 640 juta meter kubik di konsumsi setiap tahunnya, atau hamper sekitar 13% dari total kayu yang digunakan di seluruh dunia. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut tanpa harus menebang hutan alam, maka dibutuhkan selama 10 juta hektar hutan tanaman yang harus ditanami setiap tahunnya*.

Kamis, 28 April 2011

Cara Membasmi Ulat Bulu

Beberapa bulan terakhir ini kita dikejutkan dengan wabah serangan ulat bulu di berbagai tempat, dan hingga kini warga dan pemerintah setempat masih mencari cara membasmi ulat bulu, mulai dari menebang pepohonan, dibakar, sampai menyemprotkan pestisida yang tidak hanya berbahaya bagi lingkungan tapi juga bagi manusia. dan semua usaha membasmi ulat bulu itu belum bisa dikatakan sukses, karena selang beberapa hari setelah pembasmian ulat bulu. ulat-ulat itu kembali lagi menyerang pepohonan milik warga.


Menurut beberapa pengamat lingkungan cara membasmi ulat bulu menggunakan pestisida berbahaya sangat beresiko bagi lingkungan maupun penduduk sekitar, karena dapat mencemari lingkungan dengan bahan kimia berbahaya yang ada dalam pestisida juga dapat mengakibatkan keracunan pada warga bila terhirup terlalu bayak. oleh karena itu sebaiknya pembasmian ulat bulu menggunakan bahan alami yang tidak berbahaya. seperti penggunaan pestisida alami, berikut ini adalah manfaat dari pestisida alami:

  1. Mempunyai kegunaan yang bersifat menolak datangnya hama/ penyakit
  2. dapat membunuh hama/ penyakit
  3. pengumpul atau perangkap hama tanaman

Bahan:
  • Tembakau 100gr
  • Kenikir 100gr
  • Pandan 100gr
  • Kemangi 100gr
  • Cabe rawit 100gr
  • Kunyit 100 gr
  • Bawang Putih 100gr
  • Aquadestilata 1 lt
  • Decomposer BSA (mikro organisme pengurai) 1-2 cc
  • Gula pasir 2 sendok makan.

Cara Pembuatan :
  • Semua bahan di blender dan di tambah 1lt air suling
  • Masukkan ke dalam botol yang steril
  • Tambahkan gula pasir 2 sdm
  • Tambahkan Decomposer BSA 1-2 cc
  • Tutup dan biarkan 1 minggu supaya terjadi fermentasi
  • Kemudian di saring.
  • Siap dipergunakan

Pengaplikasian /dosis pemakaian:
    • 60 cc untuk 1 lt air
    • Disemprotkan ke tanaman yang terkena hama pada daun dan batangnya
    • 1 minggu 1 kali
    • Pencairan 1lt harus habis 1kali pemakaian.

Rabu, 27 April 2011

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More